Shintya merintih “Aaaahhhh….Sayank..pelaan pelaaaan” tapi aku tidak mempedulikannya aku terus menyodoknya dari belakang secara cepat sehingga terdengar suara “ploooook…plooook…plooook” sangat keras..Kurang lebih 10 menit aku menyodoknya dari belakang, aku merasakan badanku bergetar, aku merasa melayang sampai terasa di ubun-ubunku. Akupun membiarkanya menikmati penisku yang besar itu.Setelah sekitar 5 menit shintya mengulum penisku, aku membuka celana dan celana dalam nya lalu aku rebahkan dia disofa. Bokep Perasaanku sangat bahagia sekaliSetelah shintya menerima cintaku akupun lantas mengantarnya pulang. Kemudian timbulah dalam fikiranku untuk bias menikmati tubuhnya yang seksi tersebut.Beberapa hari kemudian aku bertanya pada teman kantorku ternyata ada yang kenal dengan pegawai fotokopi tersebut kemudian aku meminta no hp dan pin bbm nya. Ternyata gadis itu adalah kariawan fotokopi tersebut. Setelah itu kita saling berpakaian, kita membersihkan badan kita hanya dengan tisu yang ada dimeja tamu.Setelah kita berpakaian aku melihat wajah shintya terdiam murung, kemudian aku bertanya.“kamu kenapa sayank”
“kenapa




















