Fang Fang terjerembab dengan mulut berdarah.“Oh jadi elu mau maen kasar ya, OK!!” teriakku.Kupukuli dada, perut dan mukanya hingga ia jatuh lemas dengan muka sembab. Akhirnya kami sampai di rumahnya. Film Porno Tindakannya justru membuatku semakin bernafsu, makin cepat dan dalam kupompa dia. Kurasakan kemaluannya telah basah, rupanya pompaanku yang ganas dan ukuran kemaluanku telah membuatnya orgasme walau ia berusaha menolaknya. Nafsuku yang belum terpuaskan membuatku marah, kuburu ia dan kupukul muka serta payudaranya yang besar dan kenyal itu. Kemudian kufoto ia dengan kamera yang sudah kupersiapkan sebanyak 1 rol film dari berbagai posisi. Karena merasakan ada benda yang mengganjal dan keluar masuk di kemaluannya, akhirnya Fang Fang sadar. Kali ini kupukul ia kuat-kuat sampai ia pingsan dan memudahkanku untuk memasang anting-anting kedua. Kurasakan kemaluannya telah basah, rupanya pompaanku yang ganas dan ukuran kemaluanku telah membuatnya orgasme walau ia berusaha menolaknya.




















