” Tanyanya heran Aku menjelaskannya lagi, dan dia memeluk aku penuh rasa sayang dan kemesraan yang dalam sekali Kami masih bugil, saling berangkulan, tubuh kami saling merapatAku mencium bibir nya, tanda sayangku pula Seharusnya kegadisanku ini milik suamiku, kenapa harus Ronald yang mendapatkannya? Sex Bokep Setelah puas dengan adegan perpisahan itu, lantas kami melangkah keluar kamar, setelah check out, kami menuju Blok M dan kami berpisah di pelataran parkir Aku sempat mengecup pipinya, dia juga membalasnya dengan mencium tanganku Ronald kembali kerumahnya, dan aku pulang dengan gejolak jiwa yang sangat amat berkecamuk tak karuaRasa sedih, bahagia, puas, cinta, sayang dan sebaginya dan sebagainya Ketika memasuki halaman rumahku, aku terkejut sekali, banyak orang berkumpul disana Astaga ada bendera kuning dipasang disana Aku mulai gugup, ketika aku kemuar dari mobil, kudapati keluarga mas Burhan sudah berkumpul, ada yang menangisYa ampun, mas Burhan suamiku sudah dipanggil Yang Kuasa Aku sempat dicerca pihak keluarganya, kata mereka aku sulit dihubungi Karuan saja, HP ku dari sejak di Hotel




















