“Maaf, kami sangat mengganggu, kami mencari Gamha dan sudah satu jam lebih kami coba untuk telepon tapi kedengarannya sibuk terus, maka kami langsung saja datang.”
Yang berwajah Jepang nyerocos seperti kereta express di negerinya. Mulanya mereka ragu-ragu, akhirnya mereka masuk juga. Vidio Sex “Sudahlah, memang belum rejeki kita dijajanin sama si Gamha,” sekarang bule bermata biru nyeletus. Dan sekarang Khira lebih sering meneleponku di rumah maupun di tempat kerjaku. Nah, karena rumah yang kumiliki ini mempunyai dua kamar dan karena aku hanya tinggal sendiri sekaligus sudah kapok untuk mencari pasangan lagi, maka kamar yang satunya aku sewakan pada seorang pelajar (cowok) dari Jepang. Aku masih memikirkan apa yang telah diucapkan oleh Khira. “Ah, paling-paling mau lihat gambar gituan,” lanjut Emily lagi. Aku masih memikirkan apa yang telah diucapkan oleh Khira.




















