Selain alasan yang pasti dia butuh duit juga tentunya.Karena keadaan rumah sepi, lagi pula pintu gerbang sudah aku kunci, rasa isengku muncul, seberapa percayanya Sita padaku. Bokep Arab Ia sudah barang tentu ia tidak bisa naik ke permukaan tanah tanpa bantuan orang lain, Handicam tetap kubiarkan merekam keadaannya yang tak berdaya, sulit bergerak dan sulit bernafas.Kami hanya berjaga-jaga dari kejauhan, tapi sudah barang tentu, Sita tidak mengetahui hal itu, aku hanya mengawasinya dari jauh dengan teropongku.Malam itu kubiarkan Sita terendam di kolam dengan keadaan yang sagat tidak nyaman seperti itu, kira kira selama dua jam lebih. Ada apa ya..?!”, jawabku.“Nggak tadi Widi telepon, kasi tau katanya kamu bisa pinjemin aku duit buat bayar SPP?!” sambungnya.“Oh.. Sebenarnya aku juga sayang sama kamu, tapi selama in sepertinya kamu tidak menghiraukan keberadaanku”, ujarnya setelah ia meminum lebih dari setengah gelas.“Dulu aku sering mencoba untuk menarik perhatianmu, tapi sepertinya semua sia-sia”.“Tapi jika semua ini bisa membuatmu senang, akupun dengan senang hati akan melakukanya untukmu”, katanya lagi setelah




















