Tapi apa boleh buat, perasaan ini amat kuat tidak bisa di lawan. Kembali lagi mereka cas dengan tangan mereka “Plok”, bagaikan kerja sama tim yang amat baik. Link Bokep “iya win, terima kasih ya”, kataku. “ahhh….jang…annnnn…sudah…ampp…punnnn….ngggheeee…”, teriakku kali ini bener-benar sudah capek dan tidak sanggup lagi. “Van..! “begini saja aku beri kalian uang, hapus foto-foto itu”, usulku. dan dengan cepat langsung aku telan semua, karena kehabisan nafas. aku sudah hancur total. “ter….terserah…kamu….”, jawabku pasrah. sluurrpp Ahhh segar!! Sepertinya Derman ini ikutin jejak Erwin bagaikan dia mentornya saja, dia mengangkat tubuhku dan hingga berposisi Woman On Top lagi. “SPopp! Ton cepat rekam!”
kemudian si Anton mulai pencet rekam dengan handycam canggih yang sudah disiapin entah sejak kapan!, dan tentunya merekamku yg sedang diserang perasaan enak ini dan sudah telat untuk menghentikan perasaan ini, tiba-tiba…
“crrrr….srrrr” vaginaku menyemburkan air, dan aku pun mencapai orgasme, tubuhku mengejang dan gemetaran lalu aku mulai teriak keras, “ahhhaahhh!….hahhh!…hahhh..!




















