“Mmmh, toket lo montok banget, Liiiil…” gumam Ben. Dia juga lumayan cantik, walau lebih pendek dariku, tapi dia sering banget gonta-ganti pacar. Bokep Twitter “Masuk aja kali, Stel, Lil.” Ajaknya cuek. Yang bener aja, masa iya aku dan Stella harus masuk ke sana? Begitu melihat kami, mereka langsung berteriak girang, “Eh, ada cewek!! Kedua kakiku menjepit pinggangnya dan bongka-han pantatku turut bergoyang penuh gairah. Percuma aku menjerit-jerit, akhir-nya aku pasrah. Sebagai anak SMA, tinggiku relatif sedang, 165 cm, dengan berat 48 kg, dan cup bra 36B. Walau sebenarnya wajahku cukup manis (bukannya sombong, itu kata teman-temanku…) aku sudah lumayan lama menjomblo, 1 tahun. “Gue boleh masuk, ya?” tanya Stella sambil melangkah masuk sedikit. Sementara Ben menjilati leherku dan tangannya mampir di dada kiriku, meremas-remasnya dengan gemas sampai aku ke-gelian. Aku langsung mengenali delapan orang itu, Yudi, Adi, Feri, Kiki, Dana, Ben, Agam, dan Roni.




















