Baju ketat warna putihnya membuat dadanya yang montok tercetak dengan sangat jelas dan sepertinya hendak meronta keluar dari balik bajunya. sorry.. Bokeb “Ikutan dong..”, timpal Lia pula sambil langsung berjalan menuju ke tempat yang ditunjuk oleh Dewi. Liat aja nih udah mengeras begini..”Suara tawa segera pecah dalam ruang ganti itu. “Loe ngapain sih mencet-mencet puting sendiri?”, suara Lia yang bertanya ke Siska hampir saja membuat jantungku copot karena kaget. lama banget sih.. Bikini yang basah membuat lekukan tubuh mereka terpampang dengan jelas di depan mataku. “Berangkat Pak!”, seru Dewi dari sebelah Bobo di depan. ntar malah terangsang lagi..”, sahut Lia sambil tertawa. “Yah.. “Lu nggak mau ikutan Frans?”, tanya Dewi kepadaku. Tempat yang cukup indah dengan taman yang luas, kolam renang yang bersih dan area villa sendiri yang tertutup oleh pagar tinggi sehingga dapat menutupi pandangan dari luar.“Eh, berenang yuk..!!”, tiba-tiba terdengar suara Dewi.




















