Aku menyerah, toh dia hanya menciumku. Matanya tajam memandang ke arahku.Baiklah.. XNXX Bokep Lepaskan..!! Gerakan yg tibatiba dan tak terduga ini gagal kucegah. Aku hanya memejamkan mata sambil terus menangis sesenggukan, tidak sanggup menatap wajah pemerkosaku. Sementara lengan Iyan mulai memegang pinggangku dari belakang, sambil tetap mengikuti gerakanku.Aku terus terhanyut dengan alunan musik yg menghentak hentak itu, sesekali ku angkat kedua tanganku ke atas, meraih rambut panjangku dan menariknya ke arah belakang sambil tetap menggerak gerakkan tubuhku, tiba tiba aku tersadar saat tangan Iyan berusaha melepaskan braku.Apa apan kamu Yo..!! Tuan putri ini makin cantik aja..!! Kamu..!! Aku berontak keras, sekuat tenaga melepaskan dari dekapannya.Jangan jangan..!! Kemudian Iyan memutar tubuhnya, sehingga posisinya kini kembali berada di belakangku, lalu dia mendorong tubuhku hingga rebah ke atas meja yg di gunakan untuk meletakkan alat alat sound system, Entah kenapa Aku merasa tubuhku tiba tiba lemas.




















