Kuusap-usap, Novi mendesah nikmat rupanya. Aku merasakan nikmat bercampur geli yang tak terkira.Jilatan Novi semakin turun ke arah leherku, dadaku dan kedua puting payudaraku juga dililitnya dengan lidah. Vidio XNXX Nikmat yang kurasakan tiada bandingnya. Ternyata Novi malah menjilat jilat kedua bijiku bergantian. Kini lidah Novi menyisir bulu-bulu penisku. Kulebarkan selangkangannya kugenggam penisku dengan tangan kananku, lalu kugosok-gosok kepala penisku pada permukaan kemaluannya.“Oh.., Ed.., terus Ed.., aahh.., nikmat sekali.., sshh”, erang Novi. Mana ada sich laki laki yang sudah pernah begituan akan tahan selama itu untuk tidak melakukannya?”, Bantahnya sambil senyum.“Memang sich, aku nggak tahan. Kulebarkan selangkangannya kugenggam penisku dengan tangan kananku, lalu kugosok-gosok kepala penisku pada permukaan kemaluannya.“Oh.., Ed.., terus Ed.., aahh.., nikmat sekali.., sshh”, erang Novi. Tapi setiap kali dia menjawab pertanyaanku dia selalu tersenyum sambil matanya memandang ke arah selangkanganku.




















