Hingga suatu saat, aku memberanikan diri memegang jemari tangannya. “Wow! Bokeb Perlahan, kumasukkan batang kemaluanku ke dalam liang kemaluannya. My older brother has a GSX-R 600 F3.”
Lega deh rasanya. Aku merasakan tubuh Jeanne yang menjadi lemas setelah mengalami orgasme. Bagi ukuran seorang mahasiswa, kawasan itu termasuk lingkungan yang cukup elit dan mahal. Kurasakan dadanya yang semakin kencang ketika kami saling berdekapan. Di dalam kamar mandi, kulihat air kran masih mengucur deras hampir memenuhi separuh dari bathtub. OK… let’s go around somewhere!”Wuiih… betapa aku nyaris bersorak girang! Aaaggghhh…!” serunya sambil memelukku erat-erat. Perlahan kumasukkan batang kemaluanku yang tegang kaku dan keras ke dalam lubang kemaluan Jeanne. Why didn’t you tell me if we gonna ride a motorcycle!” kata Jeanne. Ooohhh my goodnesss… Aku keluaaarrr lagiii…!”
Jeanne engalami orgasmenya yang kedua kalinya. Kumainkan lidahku hingga ke putingnya. Dengan sekali tarik, G-string hitam milik Jeanne segera jatuh ke lantai. Sesekali jari-jariku meraba dan memutar-mutar klitorisnya. “Rahasia ranjang kamar, cara taoist bercinta!” sambung Jeanne.Aku hanya tersenyum.




















