Dia tambah gelagepan.“Hussh Mas. “Mas… aku teruskan saja ya, kasihan si Indun. Bokep Family “Mas… aku teruskan saja ya, kasihan si Indun. Malam itu pun aku dengan rakus menjilati penis suamiku. Kok sepertinya kurang sehat?” tanyanya penuh perhatian. Untungnya esok harinya hari libur, jadi aku tidak harus buru-buru menyiapkan sekolah anak-anak.Hari-hari selanjutnya berlalu dengan luar biasa. Entah mengapa, semenjak kami sering berseluncur di internet, gairah seksku semakin menggebu. Selama ini aku adalah istri yang setia dan bahagia bersama suamiku, tapi malam ini… tiba-tiba aku merasa sangat kotor dan hina. Tentu saja wajah Indun tambah memerah, walaupun tetap saja penis kecilnya tegak berdiri. Tiap nonton film blue pun mulutku serasa gatal.Kalau pas tidak ada suamiku, aku selalu membawa pisang kalau nonton film-film gituan. Aku tidak tahu apakah dia ingin agar anak itu gugur atau karena dia merasa sangat bernafsu padaku. Karena kami menghindari kehamilan, bahkan sebagian besar sperma suamiku masuk ke dalam mulutku. Aku tak bisa lagi menduga perasaan suamiku.




















