Namun ditengah hunbungan sex kami itu, aku melihat Dilla merasa kesakitan,“ Aoww… Ughhhh… Sakit sayang, pelan-pelan ya sayang, Aghhhhhhh…., ” ucapnya.Mendengar perkataan Dilla yang seperti itu aku-pun mulai memperlambat permainan sexs-ku. Film Porno Pada saat itu Dilla-pun mendadak agresif lalu melucuti celanaku dan celana dalamku. Saat itu kuluman-nya yang kuat membuatku geli dan nikmat yang luar biasa. Karena dia sudah resmi menjadi pacarku, aku-pun mulai mengajarkan kepada Dilla untuk mengenal dan melakukan hal-hal yang berbau sex. Saat itu kuluman-nya yang kuat membuatku geli dan nikmat yang luar biasa. Okey, jadi begini. Pada hari itu aku memasang muka marah saat bersama Dilla, setiap Dilla mengajak aku ngobrol pada saat itu aku diam saja dan berpura-pura murung. Tidak kusangka setelah sore hari, caraku itu ternyata sukses kawan.




















