Tanpa bicara ia langsung menggelosor turun lalu keluar kamar. Bokep Jepang “Maafkan aku ya, Nul..” desisnya di telingaku sambil menyabuni punggung. Apa aku tidak mengganggu?”
“Justru acara ini untuk menyambutmu sebagai penghuni baru, Nul. Aku semakin tak berdaya ketika dua pasang tangan Mas Joni dan Didin melucutiku. “Kamu siapa?” aku mulai curiga. Apa aku tidak mengganggu?”
“Justru acara ini untuk menyambutmu sebagai penghuni baru, Nul. Penghasilanku pun besar. Kasihani saya, mas. Setelah peristiwa itu, setiap malam kamarku pasti diketuk salah seorang cowok penghuni untuk minta jatah menikmati tubuhku. Memek dan mulutku sampai seperti mati rasa setelah masing-masing memperoleh gilirannya yang ke-2 atau ke-3. “Ada apa, mas?” tanyaku bingung. “Sudah, mas. Namun aku tetap ngobrol ramah dengan mereka. diam, aku Bimo,” bisiknya dengan suara beda dari yang tadi. Kutunggu kamu jam 11 malam,” pintanya sambil mencabut penisnya yang telah mengkerut. Aku Bimo,” bisiknya. tapi nanti malam lagi ya, Nul? Seminggu tinggal di kost itu aku berusaha cuek terhadap perilaku mereka dan tidak ikut-ikutan.




















