Kerana malu kututup kemaluanku dgn kedua
tanganku.“Sial!”, makiku dalam hati, aqu benar benar dilecehkan oleh Ibu Loni saat itu. “Belum Bu”.“Ya sudah pulang bareng Ibu aja toh kita kan searah”. Bokep Family ya.. Entah nasib baik ataukah nasib buruk namun aqu benar benar menikmatinya. Kupompa dgn cepat
kemaluanku, Ibu Lonipun makin belingsatan kepalanya bergerak kekiri dan kekanan.“Ahh Ibu.. Pendhos.. Aqupun sudah tak sanggup lagi menahan bobolnya benteng pertahananku. “Ah, nggak ada apa apa Wil Aqu lagi capek aja”. Jawabku.Saat aqu hendak meninggalkan ruangan Ibu Loni, aqu sangat terkejut sekali, saat Ibu Loni
berkata,“Makanya kalau selingkuh hati hati dong Pen Jangan terlalu berani. “Nah, sekarang ceritakan semuanya”.Dgn perasaan malu, aqupun menceritakan semua kejadian yg aqu alami bersama Ibu Mertuaqu, mau
tak mau burungkupun bangun dan tegak berdiri, kerana aqu menceritakan secara detail apa yg aqu
alami.




















